«

»

May 04

SHRI ARYA WEDAKARNA DUKUNG PENDIRIAN KOPERASI SUKLA SATYAGRAHA DEMI HINDU

Senator Arya Wedakarna Selaku Penggagas Gerakan Sukla Satyagraha ( GSS ) bersama Dr Ir Pande Diah ( Ketum Fotum Revolusi Mental ), Wayan Widi Adnyana ( Ketum Sukla ) dan Pejabat Provinsi Saat Peluncuran Buku Sukla Satyagraha

SENATOR RI LUNCURKAN BUKU GERAKAN EKONOMI SATYAGRAHA 

Tidak banyak pemimpin di Bali ini yang mampu mengeluarkan ide besar untuk kepentingan rakyat banyak dalam wujud “konsepsi”. Seorang pemimpin, seharusnya selain bisa memotivasi masyarakat, juga harus menunjukkan kecerdasan intelektual yang pemikirannya bisa menginspirasi dan bisa diikuti oleh orang lain. Ini lah yang terekam dalam peluncuran Buku Gerakan Ekonomi Satyagraha yang digagas oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dihadiri sekitar seratusan peserta Diskusi, Buku yang ditulis oleh Bambang Gede Kiswardi dan diterbitkan oleh Pustaka Bali Post ini, mendapatkan apresiasi dari pemerhati, khususnya bagaimana meningkatkan potensi ekonomi keumatan. Sebagaimana disampaikan oleh    I Wayan Widi Adnyana ( Ketua Umum Gerakan Sukla Satyagraha ) yang menyatakan bahwa apa yang digagas oleh Senator DPD RI Arya Wedakarna merupakan sesuatu yang langka dizaman ini, mengingat tidak semua pemimpin  bisa melahirkan gagasan pemikiran yang diterima banyak orang. “Apa yang membedakan Arya Wedakarna dengan pemimpin lainnya ? AWK ini selain wakil rakyat, beliau juga mampu memotivasi warga Bali dengan kharismanya. Beliau bukan sekedar pejabat, tapi juga pemimpin dihati rakyat. Lihat saja semua hasil karya beliau diseluruh Bali baik hasil fisik maupun pemikirannya diadopsi oleh banyak pemimpin lain. Kami yakin jika semua ide ini tidak dilandasi oleh Jnana dan tujuan mulia ( Dharma ), tentu tidak akan lestari bertahun tahun. Lihat saja, sekarang dimana mana umat Hindu selalu mencari ajengan SUKLA demi kesucian. “ungkap Wayan Widi Adnyana.  Terkait sejarah Sukla Satyagraha, Shri Arya Wedakarna mengungkapkan bahwa sejarah Sukla ini diamanatkan oleh (Swargi) Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa ( Ketua Dharma Adhyaksa PHDI PUsat ) di Candi Prambana saat 2015 silam. “Saat kami meresmikan Sanggar Pamujaan Prambanan, beliau memberikan perintah kepada saya bahwa Gerakan Satyagraha yang berasal dari Weda dan sempat dilakoni oleh Ratu Jodha dan Mahatma Gandhi, harus dilanjutkan. Beliau menandatangani prasasti dan ini yang saya jalankan. Saya adalah anak ideologis dari Ida Pedanda Sebali. Kami para Ksatria, kami  tunduk pada perintah Brahmana dan hanya itu yang kami lihat. Semoga beliau memberikan doa restu pada perjuangan anak muda Hindu terkait Sukla Satyagraha ini. “ungkap Gusti Wedakarna. Tentang ide pendirian Koperasi Gerakan Sukla Satyagraha, pihak Arya Wedakarna mendukung penuh. “Tadi dalam dialog, muncul ide akan mendirikan Koperasi Sukla Satyagraha yang digagas teman teman pengusaha Hindu. Saya mendukung penuh, silahkan dirikan, kalau bisa negara membantu koperasi ini. Saya akan berikan akses ke Jakarta dan pusat. Saya  yakin kedaulatan Hindu Indonesia hanya bisa dipertahankan lewat ekonomi. Dalam hal kebangsaan, ekonomi satyagraha selaras dengan konsep Tri Sakti Bung Karno yakni Berdikari dalam bidang ekonomi. Tidak masalah umat Hindu punya indetitas sendiri terkait dengan gerakan ekonominya, yang penting tidak mengganggu kelompok lain, dan tujuannya adalah mulat sarira, membuat semuanya “metangi” dan membina. Ini bagian dari kontribusi umat Hindu yang walau minoritas tapi berperan dalam pembangunan bangsa dan negara. Saya dukung, dan usahakan 2018 ini sudah bisa berjalan. “ungkap Gusti Wedakarna. Bagi semeton yang ingin mendapatkan buku Sukla Satyagraha secara cuma cuma, bisa mendapatkan di Kantor The Hindu Center Of Indonesia di Jl. Beliton no.4 ( Sebelah Dinas PU / Kodam IX Udayana) Denpasar atau menghubungi nomer telf 081237917112 ( Desak Asti Wijaya ). ( humas )