«

»

Feb 27

HADIRKAN DUA PENULIS BUKU PROFESIONAL

BEDAH BUKU  – Suasana Penutupan Acara Bedah Buku Yang Dihadiri Oleh Desak Asti Wijaya, SE (Ketua Harian BDPHN), Dr. Ketut Arnaya MM (PHDI PUSAT) dan Made Aripta Wibawa SH,M.Ag (Narasumber) Di Universitas Mahendradatta

BDPHN KEMBALI MENGGELAR BEDAH BUKU HINDU

 

Badan Dana Punia Hindu Nasional (BDPHN) sebagai Badan profesional yang menghimpun dana umat untuk kedua kalinya kembali mengadakan kegiatan bedah Buku Hindu sebagai bentuk kepedulian kepada para penulis buku  yang selama ini sudah memberikan sumbangsih pemikiran dan penelitian yang dituangkan melalui sebuah buku.  Acara bedah buku  dilaksanakan pada tanggal 04 Desember 2015 bertempat di Auditorium  lantai 3 gedung Wedastra Suyasa Universitas  Mahendradatta Bali.  Acara bedah buku ini merupakan bentuk kepedulian BDPHN yang memberikan wadah untuk bertemunya penulis buku dengan pembaca untuk sharing membahas isi buku sehingga pesan yang ada dalam buku tersampaikan secara maksimal”  Kegiatan ini menghadirkan dua orang narasumber yaitu: Dr. Ketut Arnaya MM (PHDI PUSAT) dengan karyanya yang berjudul “ Human Values / Pendidikan Nilai Kemanusiaan”, dan Made Aripta Wibawa SH.M.Ag penulis buku yang telah berpengalaman, dengan karyanya yang berjudul “Siapakah yang Disebut Guru? “.Acara bedah buku ini dihadiri oleh Instansi Negeri  (SKPD) Provinsi Bali, guru-guru, dan siswa-siswi dari SMP dan SMA se-Kota Denpasar, serta mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Bali. Ketua panitia Ni Made Dwi Ardiani dalam sambutannya “kegiatan bedah buku ini memberikan manfaat kepada pembacanya, karena disinilah semua permasalahan dalam buku di bahas dengan jelas”.  Dalam seminarnya Dr. Ketut Arnanya menjelaskan “Pendidikan masa kini mengembangkan intelektual dan skill, tetapi sedikit mengembangkan sifat-sifat yang baik. Semua pengetahuan di dunia ini tidak akan ada gunanya jika seseorang tidak memiliki karakter yang  baik”.  Dilanjutkan oleh Made Aripta Wibawa SH,M.Ag, dalam seminarnya menjelaskan “ Seorang Guru sejati adalah orang yang tidak pernah mengharapkan suatu imbalan apapun”. Beliau yang telah menulis 43 judul buku ini juga menambahkan “Guru, yang hanya sekedar mengajar dan mendidik saja dengan memiliki tujuan atau target tertentu untuk mendapatkan suatu imbalan bukanlah guru sejati, melainkan guru profesional”.  Kegiatan bedah buku Hindu ini akan rutin dilaksanakan setiap bulan sebagai agenda bulanan Badan Dana Punia Hindu Nasional.